Laskar Pelangi

2 11 2008

Laskar pelangi.. takkan terikat waktu..

Bebaskan mimpimu di angkasa…

Warnai bintang di jiwa..

 

Menarilah dan terus tertawa..

Walau dunia tak seindah surga..

Bersyukurlah pada yang kuasa..

Cinta kita di dunia… selamanya..

 

Itu tuh potongan lirik dari laskar pelangi. Pantes nidji ngaku bikin reffnya lama, coz maknanya sinkron banget ma novelnya plus dalem banget gitu. Ngga disangka selain bikin lagu disko, giring juga pinter bikin lagu soundtrack (eh kalo ada yg tau bahasa indonesianya soundtrack kasi tau ya).

Laskar pelangi emang bikin sensasi di industri perfilman tanah air. Bukan sensasi jorok kaya film ml, tapi sensasi sedahsyat aac. Buktinya ampe hari ni, udah 1 bulan lebih sejak pertama kali Laskar Pelangi diputer di bioskop, masih aja susah banget cari tiketnya. Bisa ngalahin boomingnya aac ga ya.. tapi ngelihat materi filmnya yang mateng banget pasti bisa deh. Secara sutradaranya dua, dah berpengalaman lagi. Trus bikinnya konsultasi langsung ma andrea hirata(novelis yang ngarang Laskar pelangi), gak kaya aac yang kang abiknya sendiri gak dikasi tau pemeran ceweknya siapa, tahu tahu nongol rianti cartwright. Nah lo…

Laskar pelangi bercerita tentang perjuangan 10 siswa, seorang guru dan seorang kepala sekolah SD Muhammadiyah di Belitong dalam mempertahankan sekolahnya. Dimulai ketika penerimaan siswa baru, sekolah itu akan dibubarkan jika jumlah siswanya kurang dari 10 anak. Dan sampai batas waktu akhir penerimaan ternyata baru terkumpul 9 siswa. Hampir saja sekolah miskin itu dibubarkan ketika datang seorang siswa lagi yang datang mendaftar. Istimewanya siswa itu mengalami keterbelakangan mental, namun hal itu tidak menjadi pembeda antara dia dengan teman-temannya yang lain. Malahan dia dianggap menjadi penyelamat SD itu. Bagaimana mereka berhasil mempertahankan sekolahnya itu hingga mereka lulus, baca sendiri novelnya, atau tonton sendiri filmnya.

Untuk novelnya memang agak sukar dinikmati karena menggunakan bahasa sains tingkat tinggi, maklum yang nulis aja lulusan Sorbonne + sheffield Hallam university. Adik gue aja yang kelas 3 smp setelah selesai baca laskar pelangi trus gue tanya mudeng ga? Dia jawab ga mudeng sebagian. Gimana kalo yang baca anak sd ya.. Kan kasihan ga mudeng gitu. Padahal novel itu kan ceritanya juga tentang anak sd juga.

Namun saat novel itu difilmkan hasilnya sungguh luar biasa. Yang nonton di samping gue beberapa kali ngusap matanya gitu. Bukan, itu bukan kelilipan coro, tapi terharu liat perjuangan para laskar pelangi menuntut ilmu. Mata gue juga sembab lah. Bayangin, walaupun ga ada gurunya sama sekali, tapi mereka tetep semangat belajar. Luar biasa. Kalo anak2 jaman sekarang, ga ada gurunya pasti langsung kabur ke kantin ato sibuk ngerumpi. Hehe ayo ngaku..

Sisi menarik lainnya terlihat dari settingnya, indah dan alami. Belitong gituuu. Temen gue ada yang bilang ”kok masih ada tempat seindah itu ya.” Ada yang bisa jawab?

Pada akhirnya gue rekomendasiin kalian nonton Laskar Pelangi. Ga ada ruginya deh, palingan rugi tiket doang. Beberapa temen gue yang dah nonton aja bilang ”kalo ada kesempatan, guwe mau nonton lagi ahh.” Tapi kalo lu pada mo sabar tunggu aja lebaran taun depan. Dijamin pasti udah diputer di stasiun tv kesayangan anda. Hehe hidup ikal, lintang, mahar, jimbron, arai lho dua nama terakhir tu munculnya di sang pemimpi ma edensor ya.

Iklan

Aksi

Information

4 responses

8 11 2008
gempur

yang kreatif dong..??
kok lagu orang di ambil2 sich..??

niat gag sih nulisnya.>??

14 11 2008
adhiarsa rakhman

niat kok, mungkin saudara yang kurang kreatif dalam meninggalkan komen

21 10 2010
nurrahman18

saya suka lagu2nya laskar pelangi :)

21 10 2010
adhiarsa rakhman

iya, apalagi yg dinyanyikan nidji. penuh semangat :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: