alone vs together

6 11 2008

Tadi aku baru mendapatkan seorang guru lagi, dan aku berterima kasih karenanya. Rasanya hidup makin mudah dimengerti jika memiliki banyak sahabat, guru, dan orang dekat lainnya. Bandingkan apabila kita tidak memiliki seorangpun di dunia ini, bagaimana kita bisa berbagi kebahagiaan kita, kesedihan kita, pengalaman kita, dan cinta kita. Dengan kucing? Dinding? Bunga? Boneka? Mouse? Internet? Mungkin yang terakhir bisa jadi pilihan. Yah terserah lah. Yang jelas aku merasa nyaman jika memiliki banyak teman, guru, dan saudara.
Berkat guru yang baru kudapatkan, aku jadi tahu banyak hal. Misalnya aku jadi tahu kalo pada umumnya pegawai swasta lebih giat dari pegawai negeri. Sebelumnya aku sama sekali tidak mengetahui itu. Mungkin aku akan memasukkan pengetahuan tadi dalam definisi opiniku atau faktaku ya. Entah, kupikirkan nanti. Mungkin mbah google, mbah wordpress, ato mbah yahoo bisa membantu aku. Atau bahkan mbah pembaca sekalian. Hehe. Marah? Banting aja keyboard terdekat.
Kembali ke permasalahan awal, mana yang lebih baik antara hidup sendiri atau hidup bersama-sama. Berikut kru kami yang telah mewawancarai beberapa responden melaporkan langsung dari lapangan:
Orang baru putus cinta: aku lebih baik sendiri. Cinta, deritanya memang tiada akhir.
Stalin: ya hidup bersama lah. Kita kan kaum sosialis. Ayo ganyang para borjuis.
minah the retailer: hidup bersama dong. Ntar kalo sendiri siapa yang beli dagangan guwe.
Hancock before busted: hidup sendiri kayaknya. Coz orang2 ga da yang mau ngerti kekuatan aku.
Sheila marcia: hidup sendiri aja biar ga ada yang menjarain guwe.
8tahun: hidup bersama dunk, secara kalo sendiri ntar guwe ga ada pelanggan. Gyahaha
Jempur: hidup sendiri lebih free, guwe jadi bisa nyanyi dangdut sepuas-puasnya. Iyeaaaaa
Penulis: heh lu pada ga baca tulisan guwe di atas. Ya jelas hidup bersama jauh lebih indah.

Penarikan sampel diambil secara random berstrata. Yang samplenya penulis, stratanya lebih tinggi dari yang lain. Gyahaha.
Tadi buat becandaan doank, yang jelas aku mo nunjukin aja bahwa manusia itu makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, kecuali ipul tarsan. jauh leeebih baik kalo hidup berdampingan dengan orang lain. Bukankah Allah menciptakan kita bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kita saling mengenal. Setuju kan…

Iklan

Aksi

Information

3 responses

7 11 2008
lintasmarketing

Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk WordPress dengan installasi mudah.
Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mudah mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda. Salam!

13 11 2008
sitra

yups
sitra bilang : lebih enak bersama” biar klo da masalah gak ditanggung sendiri biar gak kayak orang gila berlarut” mikirin masalah
hidup berdampingan itu lebih indah
walopun kadang kita butuh waktu untuk sendiri

14 11 2008
adhiarsa rakhman

setuju
bisa juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: